Followers

Monday, April 5, 2021

PERSIAPAN MENULIS




 Belajar Menulis dengan Om Jay  di gelombang ke 18. Malam ini bertemakan Cara Jadi Penulis yang disampaikan oleh Drs.Sri Sugiastuti,M.Pd.

Dalam pemaparannya Ibu yang cantik ini memaparkan bagaimana proses menjadi seorang penulis.

Proses menulis belajar dari kecintaan membaca sejak mengenyam pendidikan SD sampai dewasa.  Kemudian jeda beberapa tahun karena menikah.  Ketika kuliah S2 tahun  2007 ibu yang disapa dengan ibu Kangjeng ini mulai menggeluti lagi dunia bacanya karena kebutuhan dengan dunia digital.

Ketika menulis itu mengikat makna dan menebar gagasan. menulis buku itu merupakan perjuangan yang membahagiakan, kemudian menulis itu seperti merancang dan membuat baju. Maka tulisan-tulisan itu akan berkarakter sesuai dengan pemikiran dan pengetahuan yang pernah dibaca, karena membaca adalah bagian dari menulis.

Seperti apa tulisan kita, itu tergantung dengan irama yang kita inginkan.  Diawal penulisan kita harus menentukan dulu tema, baru kita buat outline atau daftar isi. Daftar isi adalah bagian yang akan kita tulis yang berupa beberapa sub judul  atau bisa juga ada BAB 1 sampai penutup.Sebelum kita membuat outline kita harus mngumpulkan materi-materi sebagai pendukung.

Autline bisa juga kata-kata bijak,data statistik, teori, gambar atau refleksi diri tergantung pada buku yang akan kita tulis. Persiapan membuat  outline ada

1. memilih topik

2.tulisan bisa bersifat reflektif (kejadian yang kita reflektifkan), persuasif (mempengaruhi pembaca),informatif, atau berangkat dari penelitian, atau gabungan dari semuanya

3. harus fokus untuk menjaga pikiran kita tetap pada tema yang sudah kita tentukan, jangan sampai bercabang sehinagga tulisan kita terhenti di tenagah jalan. Hal ini meraupakan sesuatu yang buruk yang akan menyebabkan buku kita tidak selesai

Ibu pegiat literasi ini juga mengemukakan dari mana ide tulisan. Ide tulisan  bisa dari para sahabat dan kerabat yang ada di sekitar penulis. Kemudian yang ada di benak penulis itu bisa dari pengalaman atau perjuangan mereka yang luar biasa

proses menulis ada dua macam yaitu semangat dan sangat semangat

1. semangat

   - mengumpulkan ingatan

   - menentukan tokoh dan karakternya di setaiap sub judul

   - membuat outline atau daftarisi yang mau dijadikan sub judul

2. sangat semangat

  - menulis apa yang ada dalam pikiran

  - diawali dengan penggalian ayat dalam Al'Quran, hadist ataukalimat bijak dan motivasi

  - from zero to hero


Friday, February 12, 2021

Teknik Memasarkan Buku


Pelatihan menulis di ruang WAgrup yang diasuh Om Jay kali ini menghadirkan  Bapak  Agustinus Subardana sebagai nara sumber.

Pada awalnya nara sumber yang berwibawa ini menjelaskan Industri Buku di Pasar Global Bertumbuh, di saat pandemi,  Bagaimana dengan Indonesia?

Data yg kita peroleh bahwa Di tengah melesunya bisnis di berbagai industri akibat pandemi Covid-19, industri buku buku justru bertumbuh. Merujuk laporan Nielsen BookScan ICM, penjulan buku di global hingga akhir pekan di bulan Juli 2020 (YTD) mengalami pertumbuhan cukup signifikan.

Masih tingginya data tersebut, genre buku yang mengalami kenaikan adalah genre “Food & Drink” yang pertumbuhannya mencapai 33% atau menjadi 2,8 juta Euro. Selanjutnya, pada genre Fiksi tumbuh 9% (menjadi 7,1 juta Euro), genre Leisure & Lifestyle tumbuh 37% (menjadi 1,4 juta Euro), genre Personal Development tumbuh 11% (menjadi 2,2 juta Euro), dan genre Anak-anak & Dewasa Muda Non-Fiksi tumbuh 15% (menjadi 1,5 juta Euro).

Lantas, bagaimana dengan Indonesia?

Diungkapkan Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) Rosidayati Rozalina, seperti yang kita kutip dari situs resmi www.ikapi.org, industri publikasi nasional terdampak cukup keras dalam terpaan pandemi. Lantaran, tutupnya toko-toko buku, sekolah-sekolah, dan pengadaan buku oleh dinas / perpustakaan.

Berdasarkan hasil survei  Ikapi, sebanyak 58,2% penerbit mengeluhkan penjualan yang turun lebih dari 50%. Separuh penerbit juga menyebutkan merosotnya produktivitas karyawan secara tajam dalam kondisi kerja dari rumah (WFH) saat ini. Bahkan, sebanyak 60,2% laporan menyatakan bahwa mereka hanya sanggup menggaji karyawan selama tiga bulan dan hanya 5% yang sanggup bertahan sampai satu tahun.

Kendati demikian, tidak semua buku mengalami penurunan penjualan. Ada sejumlah publikasi buku di Indonesia justru mengalami pertumbuhan yang signifikan selama pandemi di 2020. Alhamdulilah puji syukur, Kami Penerbit Andi Offset masih bisa bertahan dan bertumbuh ... Dan th 2021 ini Kami Penerbit Andi akan membuka cabang perwakilan ... (Stokis)   sebanyak 120 titik di kota & kabupaten di indonesia ..

Fenomena yang menarik di industri publikasi buku pada masa pendemi adalah bertumbuhnya penjualan di kanal online ..

Dalam rangka untuk mempertahankan Industri Penerbitan Buku, tetap terus hidup dan dapat mencapai hasil penjualan buku yang maksimal maka kita perlu   strategi pemasaran. Srategi Pemasaran hampir biasanya dipakai oleh semua wirausaha, intreprenur yang menjalankan bisnis.

Strategi pemasaran penjualan buku sangat memanfaatkan banyak aspek dan unik. Why demikian, hal ini dapat dilihat dari jenis buku yang di terbitkan. Jenis - jenis buku yang terbitkan tersebut dikelompokkan menjadi katagori buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku (Katagori buku Anak, buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks, dll.

Dari jenis - jenis katagori buku tersebut disinilah kita akan melakukan pemetaan berdasarkan segmentasi jenis katagori buku yang diterbitkan. Pada umumnya kegiatan pemasaran buku yang berkaitan dengan berkoordinasi beberapa kegiatan bisnis. 

Saat ini usaha beliau dalam menjalankan bisnis Penerbitan Buku yang sedang berjalan masuk dalam faktor penyebab yaitu Faktor Mikro dan Makro. Hal ini dikarenakan Penerbit ANDI Offset sudah termasuk Industri Penerbitan buku, dengan usianya sudah mencapai 40 tahun dan telah menerbitkan buku lebih dari 15.000 judul buku yang telah di kelompokkan menjadi 32 katagori (dapat di kunjungi ke website kami: www.andipublisher.com).

Strategi Pemasaran buku yang telah dipetakannya menjadi dua strategi pemasaran yaitu Strategi Pemasaran Buku serangan Udara (on line) dan strategi pemasaran buku serangan Darat (off line), dengan berlandaskan pada faktor mikro dan faktor makro tersebut di atas.

Kita juga terus mengembangkan sistem  Directselling

Pemasaran Buku melalui Directselling ini kita petakan berdasarkan jenis katagori buku yang kita terbitkan. Jenis Katagori buku penjualan lewat Penjualan ini kita bagi menjadi beberapa target pasar yaitu:

-               Buku Pendidikan (Buku mata pelajaran Utama dan buku pendamping untuk jenjang TK, SD,     SMP, SMA, SMK).

-               Buku Teks Perguruan Tinggi untuk semua mata kualiah

-               Buku Referensi untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA-SMK, Perguruan Tinggi dan umum

Dengan pemetaan jenis katagori tersebut diatas maka kami sebagai Industri Penerbitan buku melakukan terobosan pemasaran dengan menempatkan tenaga penjual (Sales).


Wednesday, February 10, 2021

Mengelola Taman Bacaan


 

Malam ini nara sumbernya ialah Bambang Purwanto, S.Kom yang akrab dipanggil Om Bams.

Kali ini Om Bams  hanya berbagi pengalaman dalam mengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM)

Niat awal mendirikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) karena Om Bams  senang dengan anak-anak. Kebiasaan sebagai pendongeng yang dimulai tahun 2004. Beliau senang bila anak-anak senang membaca. Bahagia bila melihat anak-anak rajin membaca.

 

Tepatnya 5 Oktober 2011 Rumah yang beliau  tempati dari tahun 2007 dibuat TBM. Saat tahun 2011, Salwa puteri semata wayang kami baru berusia 8 tahun. Setiap malam kami menyiapkan buku cerita anak sebanyak 20. Majalah bobo 20 dan koran yang hari kemarin.

TBM kami berikan nama awalnya TBM Ayah Salwa. Ayah Salwa itu nama pendongeng dari Bambang Purwanto yang sudah ada sejak 2004.

Buku, majalah dan koran yang setiap disiapkan setiap malam disimpan di rak plastik  3 trap. Rak itu disimpan di teras halaman. Rumah Om Bams tidak ada pagarnya. Jadi walau rumahnya di tinggalkan, anak-anak bisa membaca buku yang sudah disiapkan.

Modal buku saat berdirinya TBM hanya sekitar 200. Buku berasal dari koleksi pribadi.

Bila hari minggu Om Bams mengeluarkan meja. Buku-buku di rumah dipajang di atas meja. Anak-anak asik mampir ke rumah untuk melihat-lihat sampai membaca buku.

Saat membuat tempat duduk dengan menggunakan bambu , orang lain menyangka Om Bams akan berjualan. Ada juga yang nyangka buat pos ronda.  Rumah yang OM Bams tempati dari tahun 2007. Kemudian tahun 2011 bergabung dengan taman baca, di tahun 2012 Om Bamsi mendapatkan kejutan bisa membeli rumah yang hanya berbeda 3 rumah,: BM blok D4 No 18,Rumah blok D4 No 26

Bila menggunakan mesin pencari google dengan kata kunci TBM AS Lebakwangi, maka akan muncul banyak informasi tentang taman baca yang kelolanya.

Tahun 2021 nanti di tanggal 5 Oktober, usia TBM AS Lebakwangi genap 10 tahun.TBM AS Lebakwangi bergabung dengan Forum TBM yang ada dari tingkat Kab/Kota, Provinsi dan Nasional.

[Ini logo Forum TBM

Selain anak-anak yang dekat dengan rumah, Om Bams sering kedatangan anak-anak dari sekolah. Mereka jalan kaki menuju perumahan lebakwangi asri tempat TBM beroperasi.

kegiatan di TBM banyak, seperti:

1. Baca buku

2. Pinjam buku

3. Mendongeng

4. Belajar menulis (TK/SD)

5. Belajar baca

6. Mewarnai

7. Menggambar

8. Menulis Puisi

9. Komputer

10. Internet

11. Main catur

12. Puzle

13. Pelatihan

14. Menulis resume

dll

Bagaimana perizinannya.

1. Awalnya saya hanya membuat izin tetangga.

2. Surat domisili dari Desa

3. Akte Pendirian dari Notaris

4. Ijin Operasional dari Dinas Pendidikan Kab Bandung.

Prestasi yang membanggakan buat kami saat mendapatkan SABILULUNGAN AWARD  2018 dari Bapak Bupati Kab Bandung, Bapak Dadang Naser.

 

https://lebakwangimembaca.wordpress.com/

Ini blognya tapi jarang update saat sudah mengelola

 

Taman ini telah menghasilkan 3 Piala , yaitu :

1. Piala Juara 2 Pengelola TBM dalam Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2013

2. Piala Juara 1 Pengelola TBM dalam Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasj Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2014

3. Sabilulungan Award 2018 dari Bupati Kabupaten Bandung

 

Piala adalah penguji keikhlasan, piala hanya simbol penghargaan, penghormatan. Piala untuk mengukur seberapa ikhlas kita terus berjuang membangun TBM ini semakin bermanfaat.

 

Semoga menjadi terus penyemangat agar taman baca ini terus bisa berkarya.

 

Setelah memaparkan materi lanjut pada tanyajawab:

1.        Amiruddin Dari Maros.

Terima kasih pak Cipto dan Pak Bambang.

Saya mau bertanya bagaimana cara menarik minat anak membaca buku versus HP. Terus terang gara gara PJJ anak saya sudah pegang HP, mencari sesuatu pakai Google, jadi buku mulai tertinggalkan.

Terima kasih.

Jawab:

Mulai dari diri sendiri. Di rumah perbanyak buku. Permudah akses buku dirumah. Biasakan membaca bersama. Bangun diskusi yang menarik bersama anak-anak di rumah

.

2.       Etin Cianjur Jabar

1 ). Bagaimana memulai mengelola TBM di Sekolah Dasar yang belum ada Petugas Khusus ,sedang Guru kelas kurang ,siswa banyak,jadi agak kerepotan untuk memulainya.

2). Apa langkah yg harus dimulai?

Terimakasih

 Sebagai tambahan TBM bukanlah hanya kegiatan membaca saja. Akan tetapi bisa menjadi Pusat Kegiatan Pelibatan Masyarakat.

Kami pernah mengadakan kegiatan lomba memasak, akan tetapi mereka sehari sebelumnya mencari informasi dari youtube.Mereka tidak hanya memasak, akan tetapi diajak menggunakan internet.

 

3.        Utami dr Kota Bekasi

 

Izin bertanya, apakah bisa dibuka TBM di sekolah yg aksesnya terbuka ke masyarakat ataukan TBM itu hrs ada di lingkungan selain sekolah?

Jawab:

Ya TBM masukanya ke Disdik bidang Pendidikan Non Formal. Kalau di sekolah tetap Perpustakaan.

 

4.       Erlinah Palu Sulteng

 

Untuk memulai membentuk TBM bukan hal yang mudah, tantangan yang membuat tetap termotivasi berbagi pak Bams dalam mengelola TBM  bisa seperti sekarang itu seperti apa?

 

Pengalaman di sekolah kami, dalam GLS, Kendala di sumber bacaan yang Tdk pernha bertambah, bagiamana mencari   dukungan atau sponsor sehingga bisa bertambah jenis bukunya, Apakah ada lembaga yang bisa kerja sama untuk TBM?

Jawab:

Kendala buku selalu menjadi yang utama bagi pengelola bahan bacaan (perpus, TBM, pojok bava)

Banyak cara untuk memperoleh bahan bacaan :

1. Cari sponsor (orang tua, perusahaan sekitar sekolah). Walau tidak mudah.

2. Buat program donasi buku

3. Bisa juga kerjasama dengan program pinjam dari TBM yang ada di sekitar.

4. Hubungi Dinas Perpustakaan, biasanya ada mobil perpus keliling.

5. Komunitas 1001 buku itu rajin ngasih donasi buku.

6. Gabung dengan komunitas / organisasi Forum TBM yang ada di Provinsinya masing-masing

 

Ini kondisi saat ini, baru akan ditata kembali. Banyak kejutan saat kita mengelola buku. Menyediakan buku buat orang lain itu membuat bahagia kita semua.

 

Tak akan pernah ada yang sia-sia bila kita lakukan untuk membahagiakan orang lain. Lakukan saja, lakukan saja

 

 

 

Sunday, February 7, 2021

IDE DALAM MENULIS

 


Tanggal 3 februari di ruang belajar yang diprakarsai Om jay berlangsung belajar dari Bapak Agus Sampurno tentang' ide dalam menulis'

pejabat  Education specialist sekaligus Ketua Yayasan Pendidikan Sorowako Sulawesi Selatan ini memaparkan materinya begitu lugas.

Kepala sekolah Sekolah Islam Ananda Jakarta Barat ini membuka pembelajarannya dengan  memberikan bahan diskusi buat peserta, yaitu::

1.  90% ide tulisan muncul ketika Anda tidak peduli dengan apa yang orang lain katakan mengenai tulisan anda.10% mendukung menulis baru apa pun dan konsisten dalam menulis

2.Menulislah dengan hati, mengeditlah dengan pikiran.

3.Hambatan penulis terjadi ketika ia terlalu menghakimi diri sendiri saat mulai menulis.

4.Mengedit sebuah tulisan adalah sebuah upaya pembersihan dan akan terasa membosankan serta bisa juga membuat frustrasi, tetapi juga bersifat terapeutik atau hal yang baik bagi kegiatan menulis anda. Mengedit seperti yang sering kita lakukan dalam kehidupan kita. Buang jauh yang tak perlu. Utamakan yang inti.

5.Tiga prinsip dalam menulis. 1) Sederhanakan pesan Anda. 2) Buatlah tulisan Anda menyenangkan, menakutkan, menegangkan, atau mendidik.3) Buatlah tulisan Anda begitu menarik sehingga seseorang pasti sudah gila untuk tidak membacanya.

6."Menulis dengan baik berarti berpikir dengan baik. Jika Anda tidak dapat menulis dengan baik, itu berarti Anda tidak dapat berpikir dengan baik. Tetapi menulis hanyalah langkah pertama. Menulis ulang juga penting. Dan ... apa itu menulis ulang? Menulis ulang adalah memikirkan ulang.ide tulisan anda" -(David Perell)

7.ulisan awal Anda akan seperti air kotor, tetapi semakin banyak Anda menulis, semakin bersih “air kreatif” Anda.

8.Pisahkan kegiatan antara mencari ide dan menulis. Carilah ide dan buatlah daftar. Baru kemudian ambil stu persatu untuk anda tuliskan.

9.Kegiatan mengedit tulisan sama pentingnya dengan menulis itu sendiri. Jika anda membaca tulisan di blog yang 'mentah' itu berarti nafsu si penulis hanya menerbitkan (posting) dan bukan mempersembahkan buah pikiran nya yang terbai

10Membuat sebuah judul tulisan adalah sebuah seni tersendiri. Teruslah berlatih

11.  konsisten lah dalam menulis, anda akan menemukan diri anda sebagai penulis saat anda konsisten

12.jangan pernah berpikir untuk punya ide anda sendiri. lakukan ATM terus menerus amati tiru dan modifikasi. Penyakit seorang penulis adalah memaksa dirinya keluarkan hal yang asli produk dari dirinya. akibatnya ia malah tidak pernah menulis.

13.bagaimana menjadi sosok yang berbeda di internet?cari keunikan anda, pelajari sebuah hal yang akan jadi brand anda, jika sudah punya brand lanjutkan dengan mengajarkan orang lain.


Peraih penghargaan  Blog Pendidikan terbaik Detik.com tahun 2009 ini , memberikan jawaban atas pertanyaan bahkan curhatan dari peserta, berikut ulasannya;

1 pertanyaan dari Mujiatun dari Lampung 

Bagaimana cara memanage hati tak merasa kecewa berkepanjangan ketika karya tulis kita tak dihiraukan oleh orang lain. Jangankan mau membaca dan memberikan komentar, bahkan ditolehpun tidak. Ini sudah sering sy alami Pak. Setiap kali berbagi tulisan apa pun baik di grup sekolah, MGMP, atau komunitas lain tak ada yang bergeming. Padahal kalau berbagi sesuatu yang tidak penting, grup selalu ramai. Kecuali grup ini ya Pak? Pernahkah Pak Agus mengalami hal serupa? Mohon pencerahannya

jawab:

Ada dua perspektif / pandangan dalam hal lari, Dari sisi si pencipta yang diingat adalah hal yang jelek dan membuat ia kecewa. Seperti kegagalan yang ibu alami. Sementara dari sisi penikmat atau pembaca hal yang mereka ingat adalah hasil karya ibu yang bagusnya. 

Jadi sebagai pencipta atau pembuat tulisan, bayanganlah seperti seorang penikmat alias ibu mengatakanlah masa bodoh pada karya yang tidak dilirik orang. dengan cara ini coba dan coba lagi


 Tini Sumartini Lebak

Terimakasih atas kesempatannya. Menggarisbawahi no 5. Poin 2, 

Saya sering membaca pesan dari para narsum "tulislah yang memberi manfaat bagi orang lain" Untuk sy sbg pemula blm berpikir ke arah sana, misal ketika membuat Puisi betul2 ungkapan jiwa atau ttg keindahan alam. Apakah sy salah Pak? . Terima kasih

jawab:

 Silakan saja bu Tini. Hal yang mesti dihindari adalah ketika ibu menulis sesuatu yang merupakan ungkapan jiwa sendiri namun meminta orang untuk memperhatikan dan menghargai karya ibu.

Dikarenakan secara manusiawi hanya memperhatikan sesuatu yang menguntungkan atau berguna bagi dirinya.

 Bukan berarti sebuah ungkapan jiwa tdk akan bisa memberikan. Namun karya kita harus bersaing dengan maestro misalnya untuk  puisi adalah sajak sajaknya WS Rendra.


.3. Atik puspita dari gresik

Bagaimana kriteria dikatakan "mentah" atau sudah dari hati.
Ketika menulis, saya suka merasakan apa yang saya tulis, bukan mengada-ada. Tapi ketika saya baca ulang, bahasa saya terasa kaku. Sedangkan ketika BW, banyak tulisan yang enak dan ringan dibaca. Saya belum bisa membuat kalimat yang "nyantai" namun berisi.
Karena ya seperti model bahasa saya,
Mohon arahanya


jawab:
Mentah berarti si penulis langsung krisis tanda 'terbitkan' saat menulis blog di internet tanpa membaca kembali. 
Tulisan banyak typo. Kalimat berputar putar. Baca yang keras tulisan ibu hasilkan. Sensitifkan telinga anda dan tempatkan diri sebagai orang yang akan membaca.
Jika semua ibu sudah lakukan maka apa pun ide dan gaya bahasa ibu tulis akan berasa 'matang'.

4.Miftah dari Demak

Saya tertarik dengan poin ini:
12. jangan pernah berpikir untuk punya ide anda sendiri. lakukan ATM terus menerus amati tiru dan modifikasi. Seorang penulis adalah orang yang masuk keluarkan hal asli dari dirinya. akibatnya ia malah tidak pernah menulis.
Dapat menyatakan di atas, dan apakah dengan ATM yang bisa membangun ciri khas seorang penulis ??

Jawab:
ada istilah 'nothing new under the sun's artinya di dunia ini sebenarnya tdk ada yang sama sekali baru.
Artinya bapak hanya harus menemukan siapa penulis yang disukai.
Pelajari ia dan lakukan modifikasi. Semakin sering anda melakukan riset dan lihat keunikannya maka anda akan melahirkan keunikan anda sendiri.
ATM adalah cara untuk seorang penulis menyusun tenaga agar dapat konsisten kemudian punya gayanya sendiri.


5.Etin Suryani Cianjur Jabar

Bagaimana cara menemukan merek unik dari karya kita?
mohon pencerahannya ..

Jawab:
Merek intinya adalah hal yang disukai dan dengan senang hati ibu akan ajarkan orang lain caranya. 
Dalam menulis merek bisa berarti sebuah cara orang tertarik kepada tulisan ibu. 
Merek membuat orang punya julukan dan citra yang melekat. 
Merek Apa yang cocok untuk ibu Etin, jawablah hanya anda sendiri yg tahu.

Amiruddin dari Maros Sulawesi Selatan
Pak Agus saya banyak membaca tulisan pak agus baik di fb maupun di blog dan sering saya berbagi tulisan tersebut ke teman teman di sekolah. salah satu tulisan yang paling saya senangi itu adalah mengenai sekolah bermerek. 

Saya baru belajar menulis, namun salah satu gangguan saya adalah dalam memilih judul, saya kadang bingung judul ini kayaknya sudah dipakai oleh orang lain. bagaimanakan tips bagaimana membuat judul yang menarik agar tulisan kita itu dapat diingat oleh pembaca. Terima kasih.

Jawab:
Alhamdulillah terima kasih Pak Amiruddin. Salam dari Kab. Luwu Timur. 
Membuat judul berarti membuat pernyataan yang membuat orang tertarik.
: Ada teknik nya pak, 5 Kata Persuasif yang Mengontrol Pikiran: yaitu:
1. Anda
2. Gratis
3. Baru
4. Sekarang
5. Rahasia
 Gunakan kata diatas dalam elemen judul yang anda ingin buat utk tulisan anda.
 1. Anda
2. Bebas atau gratis 
3. Baru atau terkini
4. Sekarang 
5. Rahasia

 Contoh judul
Misalnya 

1. Kiat bagi Anda, guru kreatif dalam menaklukan kelas yang pasif selama PJJ
2.Gratis untuk anda, resep membuat video pembelajaran yang memukau siswa
3. Aplikasi Terkini Pembelajaran Jarak Jauh
 4. Temukan sekarang, 10 penyebab murid malas saat pembelajaran jarak jauh
5. Tujuh rahasia guru yang dirindukan siswanya saat PJJ



7 Dadang dari Lebak Banten.

Ketika datang mood menulis. Sekali duduk saya sudah dapat merangkainya hingga 800an kata.
Tetapi when di cek kembali, selalu banyak lalimat yang saya rasa kurang pas dengan kalimat sebelumnya. 
Sehingga alur tak sempurna, ini bisa membuyarkan pembaca. 

Pertanyaannya, bagaiman cara dalam merangkai kalimat, agar renyah dibaca, dan fokus dalam satu alur cerita.


jawab:
editlah lebih sering pak. Hal yang bapak lakukan sudah sangat baik. Makin syringe kalimat kita kalimat tulisan diri sendiri mungkin kita akan sedih betapa banyak kata dan yang dipotong.
 Jangan berhenti pada perasaan sedih. Perbaiki mindset - tanamkan bahwa kalimat dan kata kata yang dibabat dalam proses adalah jalan anda menuju fokus sebuah tulisan.

8 Atik puspita, gresik.

90% ide muncul ketika tidak peduli apa yang orang lain katakan mengenai tulisan anda.
Apakah artinya kita tidak melakukan perbaikan atas kritikan terhadap tulisan kita


Rahang
Silakan lakukan perbaikan jika mengkritik Anda adalah orang yang punya karya.Saat ini jamannya, dan bukan jamannya seorang ahli.
 Seorang ahli akan membantai tulisan kita rupa rupa. Karena ia meninjau dari sisi teori.
Sementara seorang yang akan mengkritik caranya sendiri karena ia tahu bahwa perjuangan seseorang untuk ada di posisi sekarang tidak lah mudah. Kritik hanya akan mengundang kebuntuan dalam jika ditelan mentah mentah,menerima kritik dengan tetap menghargai diri sendiri sendirilah yang paling penting.


9 Herni Sunarya Banah
Alamat Wangon
Bagaimana cara membaca dan membaca tulisan kita 
Dan bagaimana mengembangkan ide mengembangkan kita tidak buntu

Setiap tulisan yang saya buat selalu ada kalimat yang mengajak para pembaca untuk tertarik pada tulisan yang saya buat. Sebagai contoh: Bagaimana penasaran dengan goresan tintanya ?. Ayo! kita baca alur goresan tintanya. Boleh tidak seperti itu.

Jawab:

Silakan saja bu.Hal yang paling jelas adalah setiap tulisan ada Penggemarnya
Setiap jenis tulisan maksud saya, namun ada pola umum dalam sebuah tulisan yang digemari orang ..
 Ini konteksnya utk media online
 1. Judul menarik 
2. Tulisan tidak terlalu panjang
3. Mengungkapkan sisi pribadi boleh saja. Namun saran saya hindari saja kecuali anda sudah sekelas @Om jay Belahar Menulis PGRI Online 
4. Kekinian 
5. Tulisan mengalir


Diakhir sesi bapak yang berwibawa ini memberiakan ulasan yang inspiratif, yaitu;
Menulis berarti mengasah pikiran. Kata mengasah disini anda berarti hal yang membuat tulisan anda kurang tajam.
Caranya dengan menempatkan proses mencari ide sama penting nya dengan proses menulis itu sendiri. 
Hal lain yang dipublikasikan pada tulisan, berarti Anda memastikan bahwa pikiran anda sudah disampaikan pada pembaca


semoga tulisan ini bermanfaat, terimaksih pada nara sumber  Agus Sampurno, penanya yang sungguh luar biasa semoga pengalaman dan ilmunya barokah aamiin, tak lupa terimaksih Om Jay

Saturday, October 24, 2020

RINDU KYANA

 





RINDU KYANA

oleh Rita Rosidah


rasa ingin menatapmu langsung

terus menggoda anganku

kyana

gema rindu


wajahmu menari di pelupuk mata

senyummu membayangi jiwaku

kyana

gema rindu


kyana

betapa indah tawamu

jantung berdetak bernyanyi rindu

aku rindu kyana


cimahi 25 Oktober 2020

Wednesday, October 21, 2020

PENANGGULANGAN KENDALA MENULIS

 


resume ke-2

malam ini kuliah online barsama Om Jay pematerinya adalah Ibu Noralia PurwaYunita, M.Pd. penulis juga aktif menulis di blog dan tergabung dalam komunitas sejuta guru ngeblog, penulis baru di Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan, salah satu tim admin di website guru penggerak, anggota komunitas koordinator virtual Indonesia (KKVI).

Penulis ini awalnya merasa ada beberapa kendala dalam menyelesaikan karya-karyanya. Kendala ini diantaranya  di masa Pandemi seperti sekarang, bapak ibu juga merasakan bagaimana kita lebih disibukkan dengan segala jenis kegiatan pembelajaran, karena ibu cantik ini  merasa daring jauh lebih banyak persiapan daripada tatap muka.Malas dan jenuh menjadi masalah kedua, dan hingga sekarang pun masih menghinggapi.

Untuk mensiasati kendala tersebut adalah jika baterai semangat sudah penuh, langsung tancap gas untuk kembali berkarya. Tetapi jangan biarkan keadaan ini berlarut2, cukup 1-2 hari untuk bersantai, lalu kembali on berkarya

Krisis ide menjadi pihak ketiga Ibu yang banyak prestsi ini. Jika sudah seperti itu beliau terapkan jurus bapak Akbar Zainuddin, karena segala sesuatu yang kita rasa, kita lihat dapat dijadikan ide.Contoh nya, ketika kita nonton film, mungkin ada sesuatu yang kita rasakan setelah menonton acara tersebut, ini dapat dijadikan bahan tulisan.Kita rekreasi, juga bisa dijadikan bahan tulisan. Kita bisa ulas bagaimana indahnya tempat tersebut dan lain-lain.

Ini beberapa contoh tulisan Ibu  Noralia ketika menerapkan jurus pak Akbar Zainuddin https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/05/eksotika-pantai-bandengan-jepara.html.

tulisan ketika jalan-jalan https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/05/memahami-dunia-anak-lewat-tontonan.html ketika menontoin Tv https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/06/menjadi-orang-tua-kedua.html.

Intinya, apapun yang kita rasakan dan hubungi, dapat diubah menjadi sebuah tulisan, karena itu Ibu bijak ini yakin, tidak ada yang tidak bisa menulis, karena menulis baginya sama dengan berbicara. Bedanya hanya dituangkan lewat tulisan.

Lalu berikutnya masalah perbendaharaan diksi. Jika Ibu energik ini sudah mentok kosa kata, biasanya saya baca artikel orang lain, atau membaca novel. Karya apapun saya baca karena banyak membaca, akan memperkaya diksi kita.Lalu yang terakhir, biasanya kita takut menulis karena takut salah. Ini yang dialaminya ketika di awal bergabung di grup menulis dengan om Jay, tetapi om Jay meyakinkan bahwa tulis saja dulu apa yang kita pikirkan, jangan permasalahkan EYD atau kaidah kebahasaan yang lain.cukup tulis hingga selesai.Jika sudah,baca berulang lalu lakukan editing sesuai kaidah. Jika dari awal kita sudah memikirkan EYD dan yang lain, maka tidak akan terwujud tulisan

Untuk kiat menulisnya adalah, NIAT, PAKSA, MAU.Niat untuk mau menulis harus ada, harus dipaksa juga karena jika niat ada tetapi tidak ada kemauan kuat alias pemaksaan, maka kata MAU akan terwujud. Untuk menggali ide dalam menulis tentu harus banyak membaca.

d akhir sesi ada tanya jawab. Tanya jawab yang menggeliti adalah dari Sudomo dari SMP Negeri 3 Lingsar Lombok Barat. Pertanyaannya adalah sebagai berikut:

1. Sebelum naskah naik terlebih dahulu. Mohon berbagi pengalaman melakukan swasunting dan jasa editor.

2. Berapa lama rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menulis hingga buku siap cetak?

3. Kira-kira tantangan apa yang harus Ibu taklukkan agar terus bisa menulis dan menerbitkan buku

4. Mohon berbagi cerita pengalaman menerbitkan buku di penerbit besar

5. Dari semua buku karya Ibu, mana yang menurut Ibu paling seru saat menulisnya

6. Mohon berkenan berbagi tips membuat outline buku

pertanyaan ini dijawab dengan apik oleh sang pemateri, jawabannya yaitu:

1. Untuk swasunting, menurut saya proses yang lebih lama dibandingkan menulis, karena selain pengeditan EYD, menghubungkan antar kalimat agar pas, membuat kalimat agar renyah dibaca memang tidak mudah.kiat saya dibaca secara berulang-ulang, atau minta tolong dibaca rekan guru lain atau rekan dengan profesi lain. Nantinya pasti ada banyak kekurangan yang ditemukan. 

2. Rata2 1 bulan pak, buku sudah siap masuk penerbit. Jangan lama2, nanti bosen malah 

3. Menaklukkan rasa malas dan jenuh itu masalah utama 

4. Kalau ini panjang ceritanya, nanti bisa japri saja pak.

5. Buku dengan prof Eko, karena 1minggu wajib selesai semua bab yang ada di outline 

6. Garis besar buku terdiri dari 5W + 1H, atau bisa juga 2W + 1H. Apa, mengapa dan bagaimana. Semuanya menjawab pertanyaan ini.untuk lebih lengkapnya dapat dibaca di buku JURUS JITU MENULIS DAN BERPRESTASI ya pak

Menurut pemteri ini yang terpenting dari buku adalah outline. Tuliskan dulu outline nya. Garis besar menjawab pertanyaan apa yaitu apa, mengapa mengapa mengapa bisa berarti, manfaat, tujuan dan bagaimana yaitu bagaimana bisa berarti aplikasi, bagaimana cara / model / metode dan lain sebagainya.

Jika kita sudah punya garis besar, kecuali tulisan tidak keluar dari garis besar itu.What dan why untuk bab awal (pembuka).Bagaimana untuk bab isi,  tangan diberikan contoh penerapan untuk bab terakhir (penutup)


Tuesday, October 20, 2020

CARA TERBITKAN BUKU GRATIS

 


resume ke-1

kuliah malam dengan OM Jay di berikan materi dari  Bapak Haji Thamrin Dahlan, SKM,MSi. Dosen Akper Polri ini sangat berwibawa.

Pemilik  Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) yang terbentuk tanggal 29 Juli 2019 berdasarkan akta notaris dan SK Kemenhukam YPTD sebagai penerbit mendapat kewenangan dari Perpustakaan nasional untuk mengusulkan ISBN buku yang akan diterbitkan.

Berdasarkan kewenagan itu saya kini bisa menerbitkan buku secara indie (pribadi) buku lebih mudah dan cepat ditrerbitkan. sampai bku ke 30. Setelah itu YPTD membantu teman teman penulis yang telah memiliki naskah buku untuk diterbitkan.  Sejak launching Terbitkan buku gratis ber ISBN 19 Agustus 2020 sudah 36 buku diterbitkan YPTD

Program A : Penulis telah mempunyai naskah buku segera  kirim ke email thamrindahlan@gmail.com

Program B : YPTD menerbitkan Buku dari Para Penulis posting di website terbitkanbukugratis.id setelah terkumpul naskah 150 – 200 halaman.

Program C : Penulis posting di website YPTD terbitkanbukugratis.id sampai 40-50 artikel kemudian buku diterbitkan YPTD 

Apakah setelah penulis mengirimkan naskah, langsung diterima atau ada seleksi ketat?

Sebenarnya tidak ada selksi hanya diminta Penulis menyesuaikan standard baku  YPTD terkait naskah buku. yaitu:

YPTD menerima Nahkah Buku Penulis via email thamrindahlan@gmail.com lengkap dengan Judul, Daftar Isi, Cover depan belakang Buku dan Kata Pengantar.

Ketentuan Standard baku Buku terbitan YPTD 

a. Ukuran A5

b. Font 12

c. Margin 1.5/1/1/1

d. Huruf Times News Roman

e. Spasi 1.5

f. Ketebalan 150 – 200 Halaman

Ketebalannya minimal 150 halaman .Buku itu berpunggung.  ketebalan > 150 halaman postur buku gagah bisa beridiri  di rak perpustakaan.  Ketika buku tipis  tak berpunggung rasanya kurang sreg. 

Resep menulis satu hari minimal satu artikel adalah niat berbagi.  Inspirasi tak pernah terputus ketika kepekaan naluri menulis sudah melekat pada diri.  Semua yang menghampiri dan terjadi disekitar kita adalah materi tulisan.

Semua tulisan itu muaranya adalah Buku. Terkait sistematis hanya teoroits kita bisa menulis bebas tanpa terkukung pada aturan baku. Laiknya seperti menulis novel.  YPTD siap membantu rekan rekan guru menerbitkan buku ber ISBN Buku Perdana atau buku kesekian tanpa biaya

YPTD  memiliki prinsip semua bahwa tulisan adalah bagus selama bukan plagiat dan hoaks.  Tidak berani kita menilai tulisan yang akan diterbitkan.  Kualitas itu sangat bertingkat dan beragam. Semua berproses.  Dalam kondisi sudah ada naskah maka YPTD siap membantu menerbitkan buku. Kita semua masih dalam proses belajar. Tujuan utama adalah bagaimana meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Literasi Indonesia.

Kiat sukses menulis apik dan menarik dari Bapak keren ini adalah Beliau mengikuti gaya Buya Hamka.  Beliau menulis dengan kalimat pendek pendek dan acap di ulang ulang.  Enak dibaca dengan bahasa sederhana sepeti orang bertutur.

Hebatnya YPTD untuk satu judul buku mencetak 5 ekp/.  2 buku untuk Perpustakaan Nasional, 1 buku (master) beserta soft copy untuk Penulis, 1 Buku untuk YPTD dan 1 buku untuk Penyandang Dana.   Dana awal YPTD berasal dari Wakaf Keluarga. Admin  YPTD terdiri dari keluarga dan sukarelawan tanpa dibayar atas keikhlasan berbahakti untuk Literasi Indonesia. Jadi penulis gratis sampai mendapat softcopy.

Banyak kendala dalam menulis ketika niat tidak kuat untuk berbagi. Motto Bapak keren ini menulis 3 Pena yaitu Penasehat, Penakawan dan Penasaran. Menulis untuk berbagi kebaikan.  Metode yang saya gunakan ketika menulis ialah " sekali duduk jadi"   artinya jangan pernahi meninggalkan artikel yang sedang digarap. Selesaikan kemudian posting.  Posting ke soail media dan seketika tulisan  memiliki Roh.  Roh itu membuktikan tulisan hidup ketika dibaca apalagi dikomentari.  Bisa jadi itulah kiat menulis selama 10 tahun ini sehingga sudah posting 2.800 artikel. Kembali ke niat berbagi maka inspirasi tak pernah terputus.  Apalagi muara menulis itu adalah BUKU.  Sejatinya Buku adalah Mahkota seorang Penulis.

Terakhir Bapak Bloger ini memberikan kalimat penutunya yang super keren. yaitu:

YPTD Turut berperan Serta Mengorganisir Gerakan Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Literasi Indonesia focus menerbitkan buku.  Buku adalah Mahkota seorang Penulis. Secerdas dan sepintar apapun seseorang apabila belum menulis apalagi menerbitkan buku maka ilmunya akan hilang sia sia.


2. Kmitment Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan membantu para penulis dari berbagai profesi untuk memiliki Buku ber Lisensi ISBN Tanpa Biaya perlu dukungan semua pihak.  


3. Bersama kita bisa membantu Pemerintah Republik Indonesia dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui profesi masing masing.  Membaca kemudian menulis  adalah kegiatan mulia, 


4. Menerbitkan buku muara dari menulis.  Kehadiran penulis abadi sepanjang masa ketika Bukunya menjadi asset Negara tersimpan di Perpustakaan Nasional. 


5. Terima kasih Om Jay dan Rekan Rekan Guru atas partisipasi. Silaturahmi menambah teman dan menambah wawasan serta memberikan kebahagiaan untuk kemaslahatan bersama


Pengabdian Ikhlas Tak Perlu Tanda Jasa Bersebab Tidak ada jasa yang paling tinggi dan layak untuk sorang guru ketika  anak didik 

menjadi Presiden.



Thamrin Dahlan

Ketua Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan

Hp. 0815 9932 527

Website YPTD :  terbitkanbukugratis.id

Email thamrindahlan@gmail.com





Pengimbasan BIMTEK

  Guru merupakan garda terdepan aktor terpenting dalam Pendidikan untuk mewujudkan cita-cita Pendidikan Bangsa Indonesia. Untuk itulah guru ...